Untuk kamu yang mengecewakanku :)
“MANTRA”
Aku bermain
api lagi
Di antara malam dan pagi
Ketika semua terbuai mimpi
Tanganku tergerak tanpa kendali
Meracik pijar-pijar api
Yang bahkan ku tahu akan melukai
Tapi aku
sendiri
Terluka pun
tak ada yang peduli
Menangis pun
tiada berarti
Malam pun menepi
Bukannya tersadar, aku semakin
menjadi
Kebimbangan menggerogoti
Disisa
temaramnya pendar
Ku temukan
seuntai jawaban
Yang kan ku
ingat sampai penghabisan
Sesuatu yang tak ingin ku dengar
Sesuatu yang tak ingin ku percayai
Sesuatu yang tak pernah ku yakini
“TEMAN”
Seberapa
ajaibnya mantra itu
Hingga mampu
mematikan hatiku